Laman

Tampilkan postingan dengan label kajian dan kisah islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kajian dan kisah islami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Januari 2018

Teka teki fiqih❓❓

Bismillah..
Teka teki fiqih atau Alghoz Fikiyyah adalah teka teki seputar fiqih untuk mengasah kemampuan seputar fikih dalam islam. 
Beberapa hari yang lalu mencari info tentang teka teki fikih yang bisa kita gunakan untuk mengasah kemampuan anak2 kita . Berikut contoh2 nya ya bunda.

Teka teki fikih :
1. Ada seseorang menemukan bangkai di jalan, kemudian dia masak dan dia makan sampai kenyang. Padahal dia tidak gila, tidak kelaparan, juga tidak terpaksa. Tetapi bangkai itu halal. Mengapa bisa demikian?
2. Bagaimana jika ada dalam satu kampung 40 orang mukim, mereka semua baligh dan berakal (mukallaf), tapi tidak diwajibkan bagi mereka melaksanakan sholat Jumat. Bahkan jika sholat Jumat dilaksanakan, Sholatnya menjadi tidak sah?
3. Makanan apa yang halal di makan tetapi haram diperjual belikan?
4. Ibadah wajib pria yang dilakukan sekali dan tidak akan pernah mengulangi untuk kedua kalinya. Ibadah apa itu?
5. Ada orang yang shalat tanpa rukuk dan tanpa sujud, padahal dia sehat dan anggota badannya lengkap dan status shalatnya sah. Bagaimana bisa terjadi?
6. Ada orang yg shalat tapi tahiyat nya 4 kali.. Shalat apa ya?
7. Ibadah sunah apa yang jika seseorang melakukannya, maka pada waktu yang sama, seluruh manusia di muka bumi tidak ada yang melakukannya?


Jawaban :
1. Bangkai yang dihalalkan, yaitu bangkai laut (ikan) atau belalang, didasarkan pada sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : "Dihalalkan bagi kalian dua bangkai dan dua darah. Adapun dua bangkai tersebut adalah ikan dan belalang." (HR Ibnu Majah no. 3314)
2. Karena semuanya bisu, sedangkan syarat sah sholat jum'at adalah khotbah jum'at.
3. Daging kurban.
4. Khitan.
5. Sholat jenazah.
6. Orang yg masbuq ketika sholat maghrib dan mendapati imam telah lewat ruku’ pada rakaat kedua dan belum bangun ke rakaat ketiga. Sehingga tahiyat nya menjadi 4x.
7. Mencium hajar aswad adalah sunnah, ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu” (HR. Bukhari no. 1597, 1605 dan Muslim no. 1270) Kalau seseorang sedang mencium nya, maka yg lain harus menunggu, tidak bisa bareng2 menciumnya.



Baca Terusannya »»  

Pikirlah sebelum share suatu berita di media sosial

Bismillah..
Saudara2ku sekalian sekedar mengingatkan, berfikirlah dulu sebelum share atau broadcast suatu berita di media sosial. Jangan bangga menjadi terdepan mengabarkan berita sensasional yang isinya belum tentu benar. Sebab, pesan berantai diinternet sulit sekali pengendalian penyebarannya dan justru sangat membahayakan jika hanya merupakan hoax ( bohong ). 


Jika berita yang di share itu berita bohong (hoax), maka kita telah melakukan fitnah. Dan fitnah itu lebih kejam dari membunuh bukan? Selain fitnah, kita telah berpartisipasi untuk mempropokasi orang lain untuk mempercayai berita tersebut.

Ketika kita mengklik "Share" (terlepas jika berita yg disebarkan itu bohong ataupun benar), tapi berita tersebut menggambarkan tentang kejelekan atau keburukan seseorang maka  kita telah ikut serta berpartisipasi dalam kegiatan membunuh orang. Membunuh orang disini bukan membunuh secara fisik, namun secara mental. 

Coba bayangkan, seorang anggota keluarga kita misalkan orang terdekat anda diberitakan telah melakukan sesuatu hal yang memalukan, kemudian tersebar di facebook dan sosial media lain, apa yang kita rasakan? pastinya marah karena tidak seharusnya berita tersebut muncul di media social. Nah, begitu juga orang lain. 

Atau bayangkan saat kita menyebarkan hoax tentang suatu produk dan ternyata itu bohong, lihat dampaknya bagi pekerja dan produsen produk itu, puluhan bahkan ribuan pekerja di PHK, ribuan keluarga kehilangan mata pencaharian.. itukah yang kita inginkan?

Pelaku penyebar hoax bisa terancam pasal 28 ayat 1 dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Di dalam pasal UU ITE ini disebutkan, setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar.
Untuk itu saudaraku sekalian jangan pernah menganggap mudah untuk melakukan klik “share”. Pikirkan dulu baik-baik.

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [Al Hujurat : 6].

“Janganlah kalian suka terburu-buru, mudah menyebarkan dan memperbesar  fitnah serta suka membuka rahasia lagi tidak pandai menjaga lisan, karena di belakang kalian terdapat musibah yang sangat buruk atau tidak disukai, dan perkara-perkara yang membinasakan lagi fitnah-fitnah yang besar” (Al-Adab Al-Mufrad (327), berkata Al-Albani (Hadis ini) sahih). 



Baca Terusannya »»  

Minggu, 05 April 2015

Kewajiban ta'at pada pemerintahan yang sah


Bismillah... Sedzolim2nya pemerintah, selama pemerintah tidak mengajak kita untuk murtad kepada Allah maka walaupun dengan rasa sakit hati dan ngomel-ngomel dalam hati, kita tetap dianjurkan untuk mentaati dan tunduk pada aturan-aturan pemerintah. Haram bagi seorang yg memegang teguh sunnah untuk memberontak pada pemerintah yang sah.
Allah telah memerintahkan kepada kaum muslimin untuk taat kepada penguasanya betapa pun jelek dan zalimnya mereka. Tentunya dengan syarat, selama para penguasa tersebut tidak menampakkan kekafiran yang nyata. Allah juga memerintahkan agar kita be
rsabar menghadapi kezaliman mereka dan tetap berjalan di atas As-Sunnah.
Karena barang siapa yang memisahkan diri dari jamaah dan memberontak kepada penguasanya maka matinya mati jahiliah. Yakni mati dalam keadaan bermaksiat kepada Allah seperti keadaan orang-orang jahiliah.
Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, dia berkata, Rasulullah bersabda:
“Barang siapa melihat sesuatu yang tidak dia sukai dari penguasanya, maka bersabarlah! Karena barang siapa yang memisahkan diri dari jamaah sejengkal saja, maka ia akan mati dalam keadaan mati jahiliah.” (Sahih, HR. al-Bukhari dan Muslim)
Ibnu Taimiyah berkata, “Bahwasanya termasuk ilmu dan keadilan yang diperintahkan adalah sabar terhadap kezaliman para penguasa dan kejahatan mereka, sebagaimana ini merupakan prinsip dari prinsip-prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah dan sebagaimana diperintahkan oleh Rasulullah n dalam hadits yang masyhur.” (Majmu’ Fatawa juz 28, hlm. 179, cet. Maktabah Ibnu Taimiyah Mesir)
Al-Imam an-Nawawi berkata, “Kesimpulannya adalah sabar terhadap kezaliman penguasa dan bahwasanya tidak gugur ketaatan dengan kezaliman mereka.” (Syarah Shahih Muslim, 12/222, cet. Darul Fikr Beirut)
ibnu Hajar berkata, “Wajib berpegang dengan jamaah muslimin dan penguasa-penguasa mereka walaupun mereka bermaksiat.” (Fathul Bari Bi Syarhi Shahihil Bukhari)
Jadi aksi demonstrasi dan membentuk kelompok untuk mengajak lebih banyak orang melakukan protes keras pada pemerintah yang berdampak jatuhnya korban jiwa, dsb tidak dianjurkan oleh islam.
Bukankan tujuan kita hidup di dunia ini untuk beribadah kepada Allah? dan bukankah manusia yang membawa manfaat lebih banyak dengan kehidupannya akan menjadi manusia yang lebih baik?
Jujur saya memang termasuk prihatn dan sedih melihat bagaimana pemerintahan Indonesia saat ini dan males membaca beragam polemik politik yang berhubungan dengan pemerintah namun saya berpendapat bahwa masih ada banyak hal lain yang lebih baik untuk dilakukan daripada mikirin dan protes pada pemerintah.
Terlebih dengan fakta bahwa aksi protes besar-besaran tahun 1998 dulu yang menjatuhkan orde lama ternyata tidak membawa kondisi Indonesia lebih baik, bahkan beberapa mulai berpendapat bahwa Indonesia jaman dulu lebih baik daripada jaman dimana kebebasan berbicara dibuka seperti sekarang ini?
Pemerintah memiliki tanggung jawab besar dihadapan Allah kelak, maka biarkan itu menjadi urusan pribadi individu-individu yang duduk di pemerintahan dengan Allah.

Wallahualam bi shawab.
Baca Terusannya »»  

Rabu, 08 Oktober 2014

Hukum Undian menurut syariat islam

Bismillah...
Kali ini saya akan mebahas hukum seputar undian menurut syariat islam. Di sekitar lingkungan kita sering melihat bermacam undian, mulai dari undian saat arisan atau undian 1000rupiah yang dijual di toko2 dan warung2 kecil atau di acara arisan ibu PKK yang jika dibuka kertasnya ada tulisan anda belum beruntung atau juga ada tulisan selamat anda mendapatkan hadiah ini dan itu... Halalkah itu semua?
Mari kita simak penjelasan dari ustadz ahluss sunnah Al ustadz dzulkarnaen bin muhamad sanusi.

Macam-Macam Undian
Undian dapat dibagi menjadi tiga bagian :
SATU : Undian Tanpa Syarat.
Bentuk dan contohnya : Di pusat-pusat perbelanjaan, pasar, pameran dan semisalnya sebagai langkah untuk menarik pengunjung, kadang dibagikan kupon undian untuk setiap pengunjung tanpa harus membeli suatu barang. Kemudian setelah itu dilakukan penarikan undian yang dapat disaksikan oleh seluruh pengunjung.
Hukumnya : Bentuk undian yang seperti ini adalah boleh. Karena asal dalam suatu mu’amalah adalah boleh dan halal. Juga tidak terlihat dalam bentuk undian ini hal-hal yang terlarang berupa kezhaliman, riba, gharar,penipuan dan selainnya.
DUA : Undian Dengan Syarat Membeli Barang
Bentuknya : Undian yang tidak bisa diikuti kecuali oleh orang membeli barang yang telah ditentukan oleh penyelenggara undian tersebut.
Contohnya : Pada sebagian supermarket telah diletakkan berbagai hadiah seperti kulkas, radio dan lain-lainnya. Siapa yang membeli barang tertentu atau telah mencapai jumlah tertentu dalam pembelian maka ia akan mendapatkan kupon untuk ikut undian.
Contoh lain : sebagian pereusahaan telah menyiapkan hadiah-hadiah yang menarik seperti Mobil, HP, Tiket, Biaya Ibadah Haji dan selainnya bagi siapa yang membeli darinya suatu produk yang terdapat kupon/kartu undian. Kemudian kupon atau kartu undian itu dimasukkan kedalam kotak-kotak yang telah disiapkan oleh perusahaan tersebut di berbagai cabang atau relasinya.
Hukumnya : undian jenis ini tidak lepas dua dari dua keadaan :
– Harga produk bertambah dengan terselenggaranya undian berhadiah tersebut.
Hukumnya : Haram dan tidak boleh. Karena ada tambahan harga berarti ia telah mengeluarkan biaya untuk masuk kedalam suatu mu’amalat yang mungkin ia untung dan mungkin ia rugi. Dan ini adalah maisir yang diharomkan dalam syariat Islam.
– Undian berhadiah tersebut tidak mempengaruhi harga produk. Perusahaan mengadakan undian hanya sekedar melariskan produknya.
Hukumnya : Ada dua pendapat dalam masalah ini :
1. Hukumnya harus dirinci. Kalau ia membeli barang dengan maksud untuk ikut undian maka ia tergolong kedalam maisir/qimar yang diharamkan dalam syariat karena pembelian barang tersebut adalah sengaja mengeluarkan biaya untuk bisa ikut dalam undian. Sedang ikut dalam undian tersebut ada dua kemungkinan; mungkin ia beruntung dan mungkin ia rugi. Maka inilah yang disebut Maisir/Qimar.adapun kalau dasar maksudnya adalah butuh kepada barang/produk tersebut setelah itu ia mendapatkan kupon untuk ikut undian maka ini tidak terlarang karena asal dalam muámalat adalah boleh dan halal dan tidak bentuk Maisir maupuun Qimar dalam bentuk ini. Rincian ini adalah pendapat Syaikh Ibnu ‘Utsaimin (Liqoul Babul Maftuh no.48 soal 1164 dan no.49 soal 1185. Dengan perantara kitab Al-Hawafidz At-Tijaiyah At-Taswiqiyah), Syaikh Sholih bin ‘Abdul ’Aziz Alu Asy-Syaikh (dalam muhadhoroh beliau yang berjudul “Al Qimar wa Shuwarihil Muharromah), Lajnah Baitut Tamwil Al-Kuwaiti(Al Fatawa Asyar’iyyah Fi Masail Al Iqtishodiyah, fatwa no.228. Dengan perantara kitab Al-Hawafidz At-Tijaiyah At-Taswiqiyah), dan Haiah Fatwa di Bank Dubai Al-Islamy(dalam fatwa mereka no.102 Dengan perantara kitab Al-Hawafidz At-Tijaiyah At-Taswiqiyah).
1. Hukumnya adalah haram secara mutlak. Ini adalah pendapat Syaikh Abdul
’Äziz bin Baz(Fatawa Islamiyah 2/367-368. Dengan perantara kitab Al-Hawafidz At-Tijaiyah At-Taswiqiyah),dan Al-Lajnah Ad-Da’imah(Fatawa Islamiyah 2/366-367. Dengan perantara kitab Al-Hawafidz At-Tijaiyah At-Taswiqiyah), Alasannya karena hal tersebut tidak lepas dari bentuk Qimar/Maisir dan mengukur maksud pembeli, apakah ia memaksudkan barang atau sekedar ingin ikut undian adalah perkara yang sulit.

Tarjih

Yang kuat dalam masalah ini adalah pendapat pertama. Karena tidak hanya adanya tambahan harga pada barang dan dasar maksud pembeli adalah membutuhkan barang tersebut maka ini adalah mu’amalat yang bersih dari Maisitr/Qimar dan ukuran yang menggugurkan alasan pendapat kedua. Dan asal dalam mu’amalat adalah boleh dan halal. Wallahu A’lam.
TIGA : Undian dengan mengeluarkan biaya.
Bentuknya: Undian yang bisa diikut setiap orang yang membayar biaya untuk ikut undian tersebut atau mengeluarkan biaya untuk bisa mengikuti undian tersebut dengan mengeluarkan biaya.
Contohnya: Mengirim kupon/kartu undian ketempat pengundian dengan menggunakan perangko pos. Tentunya mengirim dengan perangko mengeluarkan biaya sesuai dengan harga perangkonya.
Contoh Lain: Ikut undian dengan mengirim SMS kelayanan telekomunikasi tertentu baik dengan harga wajar maupun dengan harga yang telah ditentukan.
Contoh lain: Pada sebagian tutup minuman tertera nomor yang bisa dikirim ke layanan tertentu dengan menggunakan SMS kemudian diundi untuk mendapatkan hadiah yang telah ditentukan. Apakah biaya SMS-nya dengan harga biasa maupun tertentu (dikenal dengan pulsa premium).

Dan contoh yang paling sering di sekitar kita yaitu membeli kupon undian yang kemudian jika beruntung mendapatkan hadiah tapi tidak semua pembeli mendapat hadiah ada yang tidak mendapatkan hadiah.
Hukumnya: Haram dan tidak boleh. Karena mengeluarkan biaya untuk suatu yang mu’amalat yang belum jelas beruntung tidaknya, maka itu termasuk Qimar/Maisir.
Demikian secara global beberapa bentuk undian yang banyak terjadi di zaman ini. Tentunya contoh-contoh undian untuk tiga jenis undian tersebut diatas sangatlah banyak di masa ini. Mudah-mudahan keterangan diatas bermanfaat bagi seluruh pembaca. Wallahu Ta’ala A’lam
Sumber : http://darussalaf.or.id/stories.php?id=12
Baca Terusannya »»  

Jumat, 29 Agustus 2014

STOP CYBERBULLYING

Akhir2 ini diberanda FB saya sangat ramai dengan sebuah hot topic yang menyindir dan bahkan terang2an menunjuk aib dan kesalahan fulanah (nama disamarkan) begini dan begitu.. Dan ada begitu banyak pemberitaan yang sengaja menggiring opini semua yang membaca untuk menyalahkan dan mencaci maki fulanah. Bahkan tidak segan2 mereka membuka semua aib fulanah ke media sosial tersebut.
Terlepas dari benar tidaknya kesalahan fulanah itu, tidak semestinya harus dipublishkan seperti itu. Bayangkan jika kita diposisi fulanah.. Begitu hancur dan remuk hatinya membaca makian dan cacian di media sosial, belum hinaan dan cemooh tetangga, kerabat, dan semua orang yang mengenalnya di dunia nyata. Mau menginjakkan kaki keluar rumah saja takut, takut orang yang berpapasan dengannya di jalan mengenalnya takut pandangan masyarakat yang telah membaca aib nya di media sosial. Ini lah sanksi sosial yang di dapat nya dan inilah yang disebut cyberbullying.

Cyberbullying merupakan aksi di mana pelaku bertindak di luar batas kepada orang lain dengan cara mengirim atau memposting materi yang dapat merusak kredibilitas, menghina atau melakukan serangan sosial dalam berbagai bentuk, dengan memanfaatkan internet atau teknologi digital lainnya sebagai medianya.

Medianya bisa berupa SMS, e-mail, status di facebook, twitter, chatroom dan sebagainya, baik yang melalui komputer ataupun ponsel.

Salah satu bentuk cyberbullying yang paling sering dilakukan adalah Outing, yaitu menyebarkan rahasia orang lain melalui tulisan atau foto-foto pribadi orang lain dengan maksud mengumbar borok atau privasi dan menjatuhkan harga diri seseorang.

Mengapa cyberbullying dikatakan lebih kejam dari bully di dunia nyata?
1. Cyberbullying bisa terjadi dalam 24jam/hari bahkan saat korban bully tidak online
2. Tidak dapat dihindari karena tidak ada keterbatasan lokasi ( keleluasan dunia internet)
3. Sesuatu tulisan/foto/video yang sudah diunggah atau diposting akan susah untuk dihapus dan dihilangkan begitu saja. Karena akan sangat cepat tersebar luas dalam waktu sekejap mata, bisa saja puluhan, ratusan bahkan ribuan orang lain sudah membaca atau melihatnya dan bisa dsimpan di unggah kembali seperti mata rantai yang tidak pernah putus.

bullying bisa berdampak buruk pada psikologis korbannya, bisa berdampak insomania, gejala psikosomatis ( mual, muntah, pusing) menarik diri dari lingkungan bahkan ada beberapa kasus cyberbullying berakibat kematian (suicide).

Wahai ukhti fillah.... Tutuplah aib saudara muslimmu... Seorang yang berilmu bisa jadi mengetahui kesalahan saudaranya yang juga berilmu, maka tatkala dia bersegera mengingkari dan menjatuhkan saudaranya, padahal dia mampu menasihatinya dengan baik, dan juga dia mengetahui bahwa saudaranya yang bersalah akan menerima nasihat, maka ini termasuk menyebarkan aib yang tidak bisa diterima.

Cara yang ditempuhnya berupa celaan (jarh) dan penyebaran aib saudaranya adalah bentuk fanatisme terselubung (ta’ashshub khafi) terhadap diri sendiri dan hawa nafsu.

Ibnul qoyyim rahimahullah berkata :
“Dan diantara bentuk kecerdasan yang mendalam adalah engkau tidak menyebarkan kesalahan seorang yang ditaati di tengah-tengah manusia, sehingga engkau malah membawanya semakin terjerumus dalam kesalahan, maka itu adalah kesalahan kedua. Akan tetapi hendaklah engkau sampaikan kepadanya dengan penuh kelembutan, sehingga orang lain tidak mengetahui kesalahannya.”

Semoga Allah menutup semua aib kami dan menjaga diri kami dari orang2 yang ingin berbuat jahat dan hasad.. Amiin allohumma amin...
Baca Terusannya »»  

Sabtu, 23 Agustus 2014

ISLAMPHOBIA, siapakah dia????

ISLAMOPHOBIA" apakah itu ??

Mengaku ISLAM tapiiii...
• Takut memakai hukum islam
• Anti memakai pakaian Islami
• Selalu bilang belum siap, belum dapat hidayah
• Kejar dunia pol polan
• Benci Jihad
• Benci SUNNAH
• Tidak ada waktu buat Islam
• Berprasangka buruk terhadap orang yang mendakwahkan islam
• Takut dihina, dicemooh orang lain, ataupun dibilang SOK alim
• Ogah tabayun (mencari kebenaran)
• Tidak mau diatur oleh islam
• BUNGLON (tergangung lagi bersama golongan yang mana)
• MALAS IBADAH
• Ikutan bicara perkembangan Islam, padahal sehari hari jauh dari islam
• Malas mencari ilmu islam
• dll

Kamu termasuk??
Semoga Allah selalu melindungi kita dari sifat2 seperti di atas.. Aamiin ^^
Baca Terusannya »»  

ISIS OH ISIS BETAPA KAMI MEMBENCIMU..!!

Gara2 heboh ISIS.. Banyak yang curiga sama muslim dan muslimah yang berpakaian shar'i dan yang menjalankan sunnah sesuai syariat islam..
Padahal ISIS itu beda dengan pemahaman ahlussunnah waljama'ah dan pemahaman salafussalih.. Beda seperti bumi dan langit..
ISIS adalah perusak dan mencemarkan Islam, mereka membunuh orang seenaknya, menentang pemerintah. Beda dengan tutunan yang dibawa rasulullah sallahu alaihi wasallam...

Tadi ada teman yg ngajar di SDIT cerita klo sekolahnya didatangi polisi yg menanyakan apakah ada kegiatan yang berbau ISIS di sekolah itu.. Secara ustadzah di situ jilbabnya lebar semua.. Dan banyak murid di sekolah itu diantar ortunya yg sudah berpakaian shar'i..
Dan ternyata katanya hampir semua sekolah SDIT banyak yg didatangi polisi..


Benar2 fitnah akhir zaman..
Yang menjalankan syariat secara benar, berjilbab lebar dan berniqob malah terfitnah..
Yang tidak menjalankan syariat, berbusana seksi, tabarujj, malah disanjung2..
Allahul musta'an...

Yang pasti kami tidak terlibat dengan semua hal yang berbau terorisme, kami ta'at pada aturan negara ini selama ulil amri kami adalah seorang muslim walau sedzolim apapun beliau kami akan ta'at, jangan kan aksi terorisme, terlibat demonstrasi dan menentang pemerintah pun kami dilarang dan hukumnya harom dalam agama islam..

Tidak bisa dipungkuri bahwa Islam yang sebenarnya telah menjadi asing di mata mayoritas manusia, kembali seperti zaman dahulu...
seperti sabda Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam,
“Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali pula dalam keadaan asing, maka berbahagialah orang-orang dikatakan asing.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma).
Baca Terusannya »»  

Rabu, 15 Agustus 2012

I Am A Muslim Woman, And I Am Verry Happy

Susahkah Menjadi Wanita Islam?..

Ada kaum wanita berkata,,,“susah menjadi wanita ISLAM”. Lihat saja peraturan dibawah ini :
  1. Wanita auratnya lebih susah dijaga dibanding lelaki.
  2. Wanita perlu meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
  3. Wanita saksinya kurang dibanding lelaki.
  4. Wanita menerima pusaka atau warisan kurang dari lelaki.
  5. Wanita harus menghadapi kesusahan mengandung dan melahirkan anak.
  6. Wanita wajib taat kepada suaminya tetapi suami tak perlu taat pada isterinya.
  7. Talak ada di tangan suami dan bukan isteri.
  8. Wanita kurang beribadah karena masalah haid dan nifas yang tidak dialami lelaki.

PERNAHKAH KITA BERFIKIR SEBALIKNYA…??

Aurat serta perhiasan wanita adalah suatu yang sangat mahal dan berharga…
makanya..

  • Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan di tempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan terserak, bukan? Itulah bandingannya antara seorang muslimah dgn perempuan jalanan.
  • Wanita perlu taat kepada suami, tetapi lelaki pun wajib taat kepada ibunya 3 kali lebih utama dari bapaknya. Bukankah ibu adalah seorang wanita?
  • Wanita menerima pusaka atau warisan kurang dari lelaki tetapi harta itu menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya.
  • Manakala lelaki menerima pusaka atau warisan, ia akan menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anaknya.
  • Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat, dan seluruh makhluk Allah di muka bumi ini, dan matinya jika saat melahirkan adalah syahid.
  • Di akhirat kelak,seorang lelaki akan mempertanggungjawabkan 4 wanita ini:Isterinya,ibunya,anak perempuannya,dan saudara perempuannya.
  • Seorang wanita pula,tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki ini:Suaminya,ayahnya,anak lelakinya dan saudara, lelakinya.
  • Seorang wanita boleh memasuki pintu syurga melalui pintu manapun yang disukainya cukup dengan 4 syarat saja : Solat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan,taat pada suaminya dan menjaga kehormatannya.
  • Seorang lelaki perlu pergi berjihad fisabilillah tetapi wanita jika taat pada suaminya serta menunaikan tanggungjawabnya kepada ALLAH, ia akan turut menerima pahala seperti pahala orang pergi berperang fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya Allah…demikian sayangnya Allah pada wanita, kan?
ALLAH Maha Adil Lagi Maha Bijaksana..
Setiap apa yg ditetapkan penuh dengan hikmah..
Fikirkan,renungkan, n bersyukurlah..
Bagaimana……? Masih merasa tidak adil?
Berbahagialah menjadi seorang Muslimah!!! 
I am a muslim woman and i am verry happy... (n_n)
Baca Terusannya »»  

Rabu, 25 Juli 2012

Curhatku : Kamu Ikut Aliran Apa Sih?

Kamu ikut aliran apa sih koq jilbab kamu sekarang panjang dan lebar gitu? kenapa sih sekarang seragam dinasmu jadi gombrong gitu? hati-hati lho banyak aliran muslim yang sesat atau hati-hati aliran teroris lho? Kenapa sih mbak, pean koq ndak gaul lagi? kenapa sih mbak sudah ndak mau shopping dan hanging out ke mall sama kita-kita?
Pertanyaan itu yang sering terlontar dari beberapa kerabatku, sahabat dan teman-teman kerjaku. Ada yang bilang aku tidak pantas pake pakaian yang tertutup, seperti orang kampung, ada yang mencemooh, menertawakan dan memandangku dengan aneh, bahkan banyak sobat yang sampai kirim SMS dan inbox di Facebook untuk menanyakan perubahan perilaku dan penampilanku belakangan ini. Capek juga kalo harus menjelaskan satu persatu dan beresiko juga jika penjelasanku kurang diterima dan mungkin bisa menyinggung perasaan. Karena itu lebih baik aku jelaskan aja dengan tulisan ini, semoga semuanya bisa mengerti kondisiku ini.
Memang sebagian merasa aneh melihatku yang sebelumnya selalu berpenampilan keren gaul, modis, sering menjadi trend centre dikalangan teman-teman karena selalu up to date dalam hal fashion baju dan penampilan. Belum lagi keseringanku untuk shopping dan ngemall yang hampir tiap hari aku lakukan.
Tapi maaf teman-teman dengan senang hati aku meninggalkan itu semua dan memulai berbusana tertutup dan berjilbab yang shar'i, kenapa? jawabannya bukan karena aku ikut aliran sesat, bukan.. bukan itu...!!
Tapi aku hanya berusaha untuk mematuhi perintah Allah subhanahu wa ta'ala sebagaimana firmanNya:

َّﻦِﻬْﻴَﻠَﻋ ﻦِﻣ َّﻦِﻬِﺒﻴِﺑﺎَﻠَﺟ َﻚِﻟَﺫ ﻰَﻧْﺩَﺃ َﻦْﻓَﺮْﻌُﻳ ﻥَﺃ ﺎَﻠَﻓ َﻦْﻳَﺫْﺆُﻳ
َﻥﺎَﻛَﻭ ﺍًﺭﻮُﻔَﻏ ُﻪَّﻠﻟﺍ ﺎًﻤﻴِﺣَّﺭ
Artinya : “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri- isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri- isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al Ahzab : 59)

Untuk itu Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan para wanita menutupi seluruh tubuhnya yang merupakan perhiasannya kecuali yang biasa ditampakkan dengan mengenakan jilbab dan kerudung hingga ke dada, sebagaimana firman-Nya :
ﺎَﻟَﻭ َﻦﻳِﺪْﺒُﻳ ﺎَّﻟِﺇ َّﻦُﻬَﺘَﻨﻳِﺯ ﺎَﻣ َﺮَﻬَﻇ ﺎَﻬْﻨِﻣ َﻦْﺑِﺮْﻀَﻴْﻟَﻭ َّﻦِﻫِﺮُﻤُﺨِﺑ
َّﻦِﻬِﺑﻮُﻴُﺟ ﻰَﻠَﻋ
Artinya : “Dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya.’ (QS. An Nuur : 31)

Rasululloh shallallahu alaihi wasallam bersabda:
 “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)


Dari hadits di atas jelas bahwa tidak akan mencium bau surga orang yang suka memukul dan wanita-wanita yang mengumbar aurat atau berpakaian seksi. Bayangkan, menciumnya saja tidak bisa apalagi masuk surga. Padahal bau surga itu bisa tercium dari jarak yang sangat jauh

Jadi karena perintah Allah Subhanahu wa ta'ala inilah yang membuatku merubah penampilan dan sikapku. Aku sering berfikir berapa lama sih hidupku akan berakhir di dunia? 10 tahun lagi? 20 tahun lagi? jika besok ajalku berakhir, apakah aku sudah siap menghadapNya? apakah aku sudah bisa mempertanggungjawabkan semua perbuatanku didunia yang membuatNya murka? apakah aku sudah siap menerima siksa kubur dan panasnya api neraka akibat melanggar semua perintah dan aturanNya? Jawaban yang pasti aku tidak siap! 

Pada hakikatnya kita saat ini sedang melakukan perjalanan mengarungi hidup di dunia yang akan menuju akhirat kelak. Seperti diriwayatkan di dalam Fathul Bari bisyarh Shahih Al Bukhari, Rasulullah bersabda, “Hidup ini hanyalah selintas saja, seperti seorang yang berjalan kemudian berteduh di bawah pohon rindang kemudian berjalan lagi”. 

 Karena itu saat ini, aku berusaha untuk mematuhi apa yang telah ditetapkanNya, mencari jalan yang diridhoiNya, meminta syafaat dan pengampunan dariNya. Yang jelas aku tidak mau menyia2kan hidupku yang mungkin hanya puluhan tahun didunia untuk ditukarkan dengan kehidupan di neraka yang abadi, Naudzubillah min dzalik...!!!

Banyak pendapat dari kaum liberal yang mengatakan berhijab syar'i itu budaya arab, kalau mau berbusana seperti itu ya sudah tinggal saja di arab. Padahal jelas-jelas perintah berhijab shar'i itu bukan dari arab tapi perintah langsung dari Allah Ta'ala. Nah kalau tidak mau mematuhi perintah Allah, mau mematuhi perintah siapa lagi?perintah mereka itu kah? apa mereka yang akan melindungi kita dari murka Allah dan siksa api neraka? TIDAK!!! tapi diri kita sendiri lah yang bisa menolong kita untuk menghindari semua itu.

Memang tidak bisa dipungkiri banyak muslimah (termasuk aku sebelumnya) dengan berbagai alasan tak jarang kemudian gaya hidup mereka menjadi ala westernize (pakaian sexi) dan melupakan identitas sejati diri mereka sebagai Muslim. Ini adalah salah satu makar yang menyebarkan budaya rusak mereka untuk merusak fitrah manusia, terkhusus kaum Muslimin, dengan tujuan semua manusia menjadi ‘salinan’ mereka.
  Akhirnya dijaman sekarang ini wanita Muslim berjilbab besar, bercadar, atau memakai burka terlihat asing. Tidak bisa dipungkuri bahwa Islam yang sebenarnya telah menjadi asing di mata mayoritas manusia, kembali seperti zaman dahulu, seperti sabda Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam, “Sesungguhnya Islam datang dalam keadaan asing dan akan kembali pula dalam keadaan asing, maka berbahagialah orang-orang dikatakan asing.” (HR. Muslim dari hadits Abu Hurairah dan Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma).

Maaf jika tulisanku ini mungkin menyinggung beberapa perasaan teman2, sungguh aku tidak punya maksud tertentu. Aku cuma berusaha menjawab pertanyaan dari teman2 saja dan mengharapkan demi kebaikan kita semua. Dan jawaban yang pasti AKU TIDAK IKUT ALIRAN APAPUN. Semoga kita termasuk orang yang menghidupkan AL'QURAN & Sunnah ketika banyak orang telah melupakan dan melalaikannya. Semoga Allah memberikan keteguhan kepada kita untuk bersabar di atas ketakwaan kepada-Nya hingga ajal tiba, Wallahul muwaffiq.
Untuk ukhti fillah yang memulai berjilbab shar'i semoga tetap semangat dan tetap istiqomah menghadapi cemooh dan komentar yang menyakitkan hati. Memang sangat berat memulai sesuatu yang dianggap aneh dan asing bagi yang lain. Asing di mata manusia tapi InsyaAllah mulia di mata Allah Ta'ala.
Aku memohon ampun kepada Allah ta’ala atas segala kekurangan dan kesalahan yang ada, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Wa shallallahu ‘ala Nabiyyina Muhammadin wa ‘ala alihi wa sallam. Walhamdulillahi Rabbil ‘alamin...
 



Baca Terusannya »»  

Sabtu, 16 Juni 2012

Sains modern telah ada di dalam Al-Quran 14 abad silam


Alquran sebagai kitab suci dan petunjuk hidup umat Islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW pada 14 abad silam, secara mengagumkan, mengungkapkan sederet fenomena ilmu pengetahuan yang telah terbukti akurasi dan kebenarannya.
Setelah melakukan berbagai penelitian ilmiah, para saintis Barat telah membuktikan kebenaran janji Allah SWT tentang isi Alquran. Dalam surah Albaqarah ayat 2, Allah SWT berfirman, "Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa."
Berikut ini sebagian kecil fakta penting tentang kandungan Alquran yang sejalan dengan temuan dunia sains modern :

Gunung itu bergerak

Dalam Alquran, kita diberitahu bahwa gunung-gunung tidaklah diam sebagaimana yang tampak, akan tetapi mereka terus-menerus bergerak.
"Dan kamu lihat gunung-gunung itu, kamu sangka dia tetap di tempatnya, padahal dia berjalan sebagai jalannya awan. (Begitulah) perbuatan Allah yang membuat dengan kokoh tiap-tiap sesuatu; sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (Al Qur'an, 27:88)
Gerakan gunung-gunung ini disebabkan oleh gerakan kerak bumi tempat mereka berada. Kerak bumi ini seperti mengapung di atas lapisan magma yang lebih rapat. Pada awal abad ke-20, untuk pertama kalinya dalam sejarah, seorang ilmuwan Jerman bernama Alfred Wegener mengemukakan bahwa benua-benua pada permukaan bumi menyatu pada masa-masa awal bumi, namun kemudian bergeser ke arah yang berbeda-beda sehingga terpisah ketika mereka bergerak saling menjauhi. Para ahli geologi memahami kebenaran pernyataan Wegener baru pada tahun 1980, yakni 50 tahun setelah kematiannya.
Kerak dan bagian terluar dari magma, dengan ketebalan sekitar 100 km, terbagi atas lapisan-lapisan yang disebut lempengan. Terdapat enam lempengan utama, dan beberapa lempengan kecil. Menurut teori yang disebut lempeng tektonik, lempengan-lempengan ini bergerak pada permukaan bumi, membawa benua dan dasar lautan bersamanya. Pergerakan benua telah diukur dan berkecepatan 1 hingga 5 cm per tahun. Lempengan-lempengan tersebut terus-menerus bergerak, dan menghasilkan perubahan pada geografi bumi secara perlahan. Setiap tahun, misalnya, Samudera Atlantic menjadi sedikit lebih lebar. (Carolyn Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; General Science, Allyn and Bacon Inc. Newton, Massachusetts, 1985, s. 30)

Pembentukan awan


Para saintis telah mempelajari beragam jenis awan. Selain itu, kalangan ilmuwan juga meneliti proses terbentuknya awan dan bagaimana hujan terjadi. Secara ilmiah, saintis memaparkan proses terjadinya hujan dimulai dari awan yang didorong angin. Awan Cumulonimbus terbentuk ketika angin mendorong sejumlah awan kecil ke wilayah awan itu bergabung hingga kemudian terjadi hujan. Tentang fenomena pembentukan awan dan hujan itu, Alquran pun menjelaskannya secara akurat. 
'Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)-nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih. Maka, kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran- butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan, seperti) gunung-gunung. Maka, ditimpakan-Nya (butiran- butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS Annur: ayat 43).

Lautan dan sungai

Ilmu pengetahuan modern telah menemukan adanya batas di tempat pertemuan antara dua lautan yang berbeda. Pembatas itu membagi dua lautan sehingga setiap laut memiliki temperatur, berat jenis, dan kadar garam masing-masing. Misalnya, laut Mediterania memiliki air yang hangat serta kadar garam dan berat jenisnya lebih rendah dibandingkan Samudra Atlantik. Temuan sains modern itu sejalan dengan Alquran yang telah mengungkapkannya sejak 14 abad lampau.
Dalam surah Arrahman ayat 19-20, Allah SWT berfirman, ''Dia membiarkan dua lautan mengalir, yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya, ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing.''
Perbedaan kadar garam kedua lautan yang dipisahkan pembatas itu juga diungkapkan
dalam surah Alfurqan ayat 53, "Dan, Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi." Kebenaran ayat Alquran itulah yang membuat para saintis Barat berdecak kagum.

Pentingnya ASI
Dunia kesehatan modern beberapa tahun ini mulai menggaungkan pentingnya pemberian Air Susu Ibu (ASI). Anjuran itu mulai digalakkan karena ASI memiliki banyak keunggulan. Secara ilmiah, ASI merupakan makanan bagi bayi yang telah terbukti memiliki keunggulan dibandingkan dengan susu sapi atau susu yang berasal dari sumber lain. Alquran telah menyatakan pentingnya pemberian ASI bagi bayi dan batita sejak 14 abad lampau.
Dalam surah Albaqarah ayat 233, Allah SWT berfirman, "Para ibu hendaknya menyusukan anak- anaknya selama 2 tahun penuh. Yaitu, bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan, kewajiban ayah memberikan makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara yang ma'ruf."

Serebrum (otak besar)
Pada surah Al 'Alaq ayat 15-16, Allah SWT berfirman,
"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian), niscaya Kami tarik ubun-ubunnya. (Yaitu) ubun- ubun orang mendustakan lagi durhaka." Ubun-ubun inilah yang disebut para saintis sebagai serebrum (otak besar). Lalu, apa hubungannya dengan kebohongan dan serebrum?
Secara psikologi, otak besar ini ternyata bertanggung jawab untuk merencanakan, memotivasi, dan memprakarsai hal yang baik ataupun buruk. Otak besar juga bertanggung jawab atas kebohongan dan kebenaran yang dikatakan seseorang.

Pembentukan embrio manusia 
Alquran secara gamblang telah menjelaskan proses pembentukan embrio manusia. "Dan, sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari tanah. Kemudian, Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim). Kemudian, air mani itu Kami jadikan segumpal darah. Lalu, segumpal darah itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang. Lalu, tulang belulang itu Kami bungkus daging. Kemudian, Kami jadikan dia makhluk yang
(berbentuk) lain ...." (QS Almu'minun: 12-14).
Fakta yang diungkapkan dalam Alquran itu sungguh mencengangkan para saintis modern Barat. Berikut adalah Kesaksian Para Saintis tentang Alquran :

Prof Keith L Moore, ilmuwan terkemuka dalam bidang anatomi dan embriologi Universitas Toronto
"Saya tak tahu apa-apa tentang agama, namun saya meyakini kebenaran fakta yang terkandung dalam Alquran dan sunah," papar Moore yang terkagum-kagum dengan kandungan Alquran yang secara akurat menjelaskan perkembangan embrio manusia. "Saya sungguh sangat membahagiakan bisa membantu mengklarifikasi pernyataan Alquran tentang perkembangan manusia. Jelaslah bagi saya, pernyataan (Alquran) itu pastilah turun kepada Muhammad dari Tuhan. Sebab, hampir semua pengetahuan itu belum ditemukan hingga beberapa abad kemudian. Ini membuktikan kepada saya bahwa Muhammad adalah seorang Rasul utusan Tuhan," imbuhnya. 
Prof E Marshall Johnson Guru besar dan Ketua Departemen Anatomi dan Perkembangan Biologi Universitas Thomas Jefferson, Philadelphia, Pennsylvania, AS Johnson mulai tertarik untuk meneliti tanda-tanda ilmiah yang terdapat dalam Alquran dalam ajang Konferensi Medis ke-7 Arab Saudi Tahun 1982. Ketika itu, dibentuk panitia khusus untuk menginvestigasi tanda- tanda ilmiah dalam Alquran dan hadis. Setelah melakukan penelitian, Prof Johnson pun mengakui tanda-tanda ilmiah yang terkandung dalam Alquran.
"Kesimpulannya, Alquran tak hanya menggambarkan perkembangan dalam bentuk eksternal. Namun, menekankan juga tahapan-tahapan proses pembentukan secara internal, tahapan-tahapan dalam embrio, penciptaan dan perkembangannya. Semuanya
diakui oleh ilmu pengetahuan modern," papar Prof Johnson.
Prof TVN Persaud Guru besar Anatomi dan Kesehatan Anak dari Univeristas Manitoba, Winnipeg, Manitoba, Kanada 
Persaud juga mengakui bukti- bukti ilmiah yang tercantum dalam Alquran. Dia adalah penulis puluhan buku dan ratusan jurnal ilmiah. Pada tahun 1991, sempat meraih JCB Grant Award. Inilah pengakuannya tentang kebenaran Alquran yang disampaikannya saat memaparkan hasil penelitiannya di Kairo, Mesir.
"Awalnya, saat melihat Muhammad sebagai manusia biasa, tak bisa membaca dan tak tahu bagaimana menulis. Faktanya, dia adalah seorang buta aksara. Namun, apa yang diungkapkannya (Alquran) pada 1400 tahun lalu, secara mengagumkan, sungguh akurat dan sesuai dengan sains modern," papar Prof Persaud. Ia pun secara tegas menyatakan
bahwa ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW pastilah firman Tuhan.
Prof Joe Leigh Simpson Guru besar dan Ketua Departemen Obstetrics dan Gynaecolog, Baylor College of Medicine, Houston, Texas, AS
Simpson juga mengakui kebenaran tanda- tanda ilmiah yang terdapat dalam Alquran. "Tak ada pertentangan antara genetika dengan agama Islam. Adalah fakta bahwa agama Islam telah menjadi petunjuk bagi ilmu pengetahuan," cetusnya. Prof Simpson pun meyakini bahwa Alquran berasal dari Tuhan. Sebab, Nabi Muhammad SAW tak bisa membaca dan menulis.
Prof Alfred Kroner Guru besar Departemen Geosains Universitas Mainz, Jerman 
Alfred ini dikenal sebagai salah seorang geolog terkemuka dunia. Ia mengaku terkagum-kagum dengan isi Alquran yang mampu menjelaskan asal mula terbentuknya alam semesta. "Memikirkan dari mana Muhammad berasal ... saya berpikir hampir tak mungkin dia telah mengetahui banyak hal tentang asal mula alam semesta," paparnya.
Menurut dia, para ilmuwan saja baru mengetahui asal mula pembentukan alam semesta
dalam beberapa tahun terakhir, dengan menggunakan kemajuan teknologi yang sangat rumit. Atas dasar itu, Prof Kroner juga meyakini bahwa Alquran yang disampaikan Nabi Muhammad SAW adalah firman yang berasal dari Tuhan.
Prof Yushidi Kusan Direktur Observatorium Tokyo, Jepang 
Prof Yushidi ini juga menyatakan sangat terkagum-kagum dengan apa yang dijelaskan Alquran tentang alam semesta. "Saya sangat terkesan dengan fakta- fakta astronomi dalam Alquran yang terbukti kebenarannya. Kami, para astronom modern, baru mempelajari secuil saja tentang alam semesta," ungkapnya. "Dengan membaca Alquran dan menjawab pertanyaan, saya kira, saya dapat menemukan jalan di masa depan untuk menginvestigasi alam semesta"

Demikianlah Allah SWT telah mengajarkan kepada manusia setetes ilmu-Nya yang Maha Luas itu melalui kitab-Nya dengan perantara seorang buta aksara sholeh bernama Muhammad SAW. Agama diturunkan dan dibukukan dalam suatu kitab, dan jika ada kitab kuno (berumur dari abad 6 M) yang memuat keajaiban ilmu pengetahuan modern seperti ini, maka siapakah penulisnya, jika bukan Sang Penulis sendiri adalah Sang Pencipta Alam itu sendiri!

Sources :
http://jokosp.staff.uii.ac.id/2012/sains-dan-ilmu-pengetahuan/
http://id.harunyahya.com/id/books/30304/AL_QURAN_DAN_SAINS/
http://forum.vivanews.com/aneh-dan-lucu/140257-inilah-bukti-bahwa-gunung-itu-bergerak.html

Baca Terusannya »»